Bagi Mariadriana Corysave Manehat, memilih jurusan kuliah bukan sekadar soal minat, tetapi juga keputusan strategis tentang masa depan. Alumnus Program Studi Akuntansi Universitas Katolik Widya Mandira Kupang angkatan 2019 ini menyadari sejak awal bahwa profesi akuntan memiliki peran penting di hampir seluruh lini pekerjaan, baik di sektor swasta maupun pemerintahan. “Saya dan orang tua berdiskusi tentang jurusan yang tepat, melihat peluang kerja, dan akhirnya sepakat bahwa akuntansi adalah pilihan yang relevan dan strategis,” ujarnya.

Keputusan itu mengantarkan Diana, untuk menyelesaikan studi pada 2023. Tak lama berselang, ia melangkah ke dunia profesional dan kini bekerja di Inspektorat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (PPUPD) Ahli Pertama. Peran ini menuntut ketelitian tinggi, integritas, serta kemampuan analisis yang kuat.

Dalam kesehariannya, Diana bertanggung jawab melakukan pengawasan terhadap kinerja, keuangan, dan kepatuhan unit kerja pemerintahan terhadap peraturan yang berlaku. Ia terlibat dalam pemeriksaan penggunaan anggaran, pelaksanaan program kerja, hingga penyusunan laporan hasil pengawasan yang menjadi dasar evaluasi dan rekomendasi perbaikan. Tak berhenti di situ, ia juga memantau tindak lanjut atas rekomendasi yang telah diberikan, memastikan setiap temuan benar-benar ditangani secara serius.

Perjalanan menuju titik ini tidak instan. Setelah lulus pada 2023, Diana aktif terlibat dalam Komunitas Mimpi Anak Timur, sebuah organisasi kepemudaan yang fokus pada pengembangan diri dan pendampingan anak muda Indonesia Timur, khususnya dalam mencari peluang beasiswa. Pada 2024, ia kembali memperluas wawasannya dengan terpilih sebagai peserta Young Progressive Academy Batch 3, sebuah program kolaborasi antara Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Friedrich Ebert Stiftung.

Di tahun yang sama, Diana memberanikan diri mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil. Ia melewati seluruh tahapan mulai dari seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar, Seleksi Kompetensi Bidang hingga akhirnya dinyatakan lulus secara resmi pada Januari 2025 dan mulai bertugas pada Juni 2025. Sebuah fase baru yang menandai peralihannya dari dunia kampus ke dunia kerja profesional.

Selama berkuliah, Diana dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi. Ia terlibat dalam berbagai organisasi kampus seperti BEMPS, BEM, dan Campus Ministry. Baginya, aktivitas organisasi bukan penghalang prestasi akademik, justru menjadi ruang belajar yang melatih manajemen waktu dan konsistensi. Hal ini tercermin dari berbagai capaian yang diraihnya, mulai dari Duta Rupiah 2022/2023, Juara 2 Mahasiswa Berprestasi UNWIRA 2022, hingga prestasi di bidang debat, cerdas cermat akuntansi, dan kompetisi nasional lainnya.

Memasuki dunia kerja sebagai pengalaman pertamanya tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Diana mengakui bahwa adaptasi dari ritme perkuliahan ke dunia kerja terasa sangat signifikan. Tuntutan ketelitian dalam menyajikan data, kecepatan kerja, serta tanggung jawab dalam kegiatan reviu dan monitoring evaluasi menjadi ujian awal yang harus ia lalui. “Saya menyikapinya dengan konsisten, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, dan terus belajar dari setiap penugasan,” katanya.

Menurut Diana, keterampilan kerja sama tim dan ketekunan belajar yang ia bangun sejak masa kuliah menjadi modal utama dalam pekerjaannya saat ini. Ia meyakini bahwa belajar tidak berhenti setelah wisuda. “Hidup adalah proses belajar sepanjang hayat,” ujarnya.

Kepada mahasiswa UNWIRA yang tengah mempersiapkan masa depan, Diana berpesan agar memanfaatkan waktu kuliah sebaik mungkin. Aktiflah dalam kegiatan kampus, ikuti perlombaan dan berbagai pengalaman pengembangan diri, tetapi tetap ingat tugas utama sebagai mahasiswa. Baginya, keseimbangan antara akademik dan non-akademik adalah kunci pembentukan karakter dan kompetensi.

Di akhir refleksinya, Diana menyampaikan harapan untuk almamater dan komunitas alumni. Ia berharap UNWIRA terus menjadi perguruan tinggi yang kredibel, melahirkan sarjana berkualitas, dan menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi mahasiswa. Sementara bagi komunitas alumni, ia berharap solidaritas dan kontribusi nyata bagi almamater terus terjaga.

Perjalanan Mariadriana Corysave Manehat menunjukkan bahwa ketekunan, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang dapat mengantarkan seseorang menjaga integritas mulai dari bangku akuntansi hingga ruang pengawasan pemerintahan.

Punya cerita inspiratif? Bagikan sekarang