Jelia De Carvalho Belo: Belajar dari Proses, Bertumbuh di Dunia Kerja

Jelia De Carvalho Belo, lulusan Program Studi Akuntansi angkatan 2019, mengawali perjalanannya di dunia perkuliahan tanpa perencanaan yang matang. Pilihan jurusan akuntansi saat itu lebih bersifat spontan. Namun, seiring waktu, ia mulai memahami bahwa akuntansi tidak sekadar berkaitan dengan angka, melainkan juga tentang ketelitian, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.
Pemahaman tersebut membawanya melihat akuntansi sebagai ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks pribadi maupun organisasi. Ketertarikan itu kemudian berkembang menjadi bekal utama dalam memasuki dunia kerja.
Saat ini, Jelia bekerja sebagai Admin Central Stok di PT. Timur Prima Lestari Sentosa (Bigland Kupang). Dalam perannya, ia bertanggung jawab mengelola dan mengontrol persediaan barang secara terpusat. Tugasnya meliputi pencatatan keluar-masuk barang, pengecekan kesesuaian antara data sistem dan stok fisik, penyusunan laporan persediaan, serta koordinasi dengan berbagai divisi untuk menjaga akurasi data dan kelancaran distribusi.
Ia menyelesaikan studi sarjana dalam waktu 3,5 tahun. Namun, setelah lulus, ia tidak langsung mendapatkan pekerjaan. Masa tunggu tersebut dimanfaatkannya dengan aktif mengikuti berbagai kegiatan, termasuk bergabung sebagai fasilitator remaja dalam Forum GenRe NTT di bawah BKKBN Provinsi NTT, serta terlibat dalam komunitas Sastra Dusun Flobamora.
Selama masa kuliah, keterlibatannya dalam kegiatan kampus menjadi salah satu pengalaman yang berpengaruh terhadap pengembangan diri. Keikutsertaannya sebagai panitia dalam kegiatan PISMA 6 menjadi titik awal yang membentuk kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, serta manajemen waktu dan emosi. Pengalaman ini kemudian diperkuat melalui berbagai kepanitiaan lainnya.
Selain itu, pengalaman magang di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi NTT turut memberikan gambaran langsung mengenai dunia kerja. Di sana, ia belajar tentang alur birokrasi, profesionalisme, serta pentingnya ketelitian dalam administrasi.
Setelah melalui masa penantian sekitar satu tahun, ia akhirnya memperoleh kesempatan untuk bekerja di PT. Timur Prima Lestari Sentosa. Pengalaman awal di dunia kerja tidak lepas dari tantangan, terutama dalam beradaptasi dengan ritme kerja yang cepat serta tuntutan profesional yang tinggi. Sebagai lulusan tanpa pengalaman kerja sebelumnya, ia sempat menghadapi rasa ragu dan takut melakukan kesalahan. Namun, ia memilih untuk tetap belajar dan berproses. Seiring waktu, kepercayaan diri mulai terbentuk melalui pengalaman dan konsistensi dalam bekerja. Baginya, keberanian bukan berarti tanpa rasa takut, tetapi kemampuan untuk tetap melangkah di tengah keraguan.
Keterampilan yang diperoleh selama masa studi, seperti kemampuan berpikir kritis, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat secara logis, menjadi modal penting dalam pekerjaannya. Kemampuan tersebut membantunya dalam berkoordinasi, menyelesaikan masalah, serta mengambil keputusan secara tepat.
Kepada mahasiswa, Jelia mengingatkan agar tidak terburu-buru merasa tertinggal. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki proses dan waktunya masing-masing. Masa kuliah, menurutnya, perlu dimanfaatkan tidak hanya untuk mengejar nilai, tetapi juga untuk mengembangkan diri melalui pengalaman dan keterlibatan aktif.
Ia juga berharap Universitas Katolik Widya Mandira terus berkembang sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berprestasi, tetapi juga individu yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial. Sementara itu, komunitas alumni diharapkan dapat menjadi ruang yang saling mendukung dan membuka peluang bagi generasi berikutnya.
Perjalanan Jelia menunjukkan bahwa proses tidak selalu berjalan cepat, tetapi tetap membawa hasil bagi mereka yang konsisten dan terbuka untuk belajar.
Punya Cerita Inspiratif? Bagikan sekarang